SIARAN PERS GMPS
( GENERASI MUDA PEDULI SIDAMANIK )
Generaasi Muda Peduli Sidamanik ( GMPS ) atas nama masyarakat Sidamanik menyampaikan PROTES KERAS kepada Region Head PTPN4 Regional II dan menyatakan akan menduduki kantor PTPN4 Regional II dan akan mencabut kelapa sawit yang ditanam di kebun Sidamanik.
Hal ini disampaikan lewat surat Nomor : GMPS/17/Protes/I/2026 , tanggal 7 Januari 20206 dengan perihal Pencabutan Kelapa Sawit di Kebun Sidamanik.
Sebelumnya GMPS telah menyamapaikan pernyataan PROTES KERAS kepada pejabat PTPN 4 regional 2 yang akan kembali melakukan penanaman kepala sawit dikebun Bah Butong Afd III dan VI hal ini sesuai dengan surat Manager Kebun dan Pabrik Teh PTPNIV Regional II Nomor :2KTH/X/08/VII/2025 , tanggal 1 Juli 2025 yang akan melakukan sosialisai tanaman ulang kelapa sawit pada kebun dan pabrik Teh di Sidamanik.
Setelah adanya pergantian tanaman teh jadi kelapa sawit telah membawa musibah bencana banjir kepada masyarakat di Sidamanik karena setiap turun hujan selalu terjadi banjir yang cukup besar yang mengganggu lalu lintas dan perladangan masyarakat.
Secara kasat mata dapat terlihat jelas akibat dari pergantian tanaman teh jadi kelapa sawit yang mengakibatkan banjir adalah pada perkebunan Marjadi yang setiap hujan turun selalu banjir besar yang sampai ke jalan lintas Sumatera sehingga setiap turun hujan lalulintas harus berhenti dan menunggu air banjir surut.
Persis sama yang dirasakan masyarakat Marjandi masyarakat Sidamnaik merasakan dan megalami hal yang sama , lahan pertanian masyarakat rusak akibat dihantam banjir bahkan ada jembatan di kampung kami turut hancur akibat dihantam banjir.
Pejabat PTPN4 Regional II telah mengelabui masyarakat yang menyatakan bahwa tidak ada membongkar tanaman teh tetapi hanya menanam kelapa sawit pada tanah yang digarap masyarakat , namun fakatanya kami membuktikan ratusan hektar tanaman teh dibongkar dan digantikan jadi tanaman kelapa sawit.
Pejabat ptpn4 regional 2 juga telah berjanji secara terbuka kepada masyarakat akan menghentikan pembongkaran tanaman teh dan tidak lagi melakukan penanaman kelapa sawit , akan tetapi masih terus saja membongkar tanaman teh dan menanam kelapa sawit.
Pejabat ptpn4 regional 2, telah berjanji akan membangun agrowisata, akan membangun waduk dan bendungan- bendungan untuk penanggulangan banjir akan tetapi sampai saat ini janji – janji tersebut tidak ada di laksanakan, dan sampai saat ini setiap turun hujan selalu terjadi banjir yang mengganggu masyarakat.
Hak kehidupan kami untuk dapat hidup dengan layak dan aman di tanah kampung kami sendiri di Sidamanik sudah tidak kami miliki lagi akibat seringnya terjadi banir yang merusak rumah dan perladangan masyarakat sehingga menggangu mata pencaharian masyarakat Sidamanik yang terdampak banjir secara langsung.
GMPS telah berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat Sidamanik untuk melakukan gerakan perlawanan agar ptpn4 regional II mencabut kepala sawit dan mengembalikan tanaman teh di Sidamanik dan membangun waduk , bendungan dan hal – hal lain untuk mengamankan perladangan dan rumah – rumah masyarakat dari hantaman banjr
Sidamanik, 19 Januari 2026
Robinson Sidauruk






