Simalungun.Metro Raya News.Com. kàmis 26/12/2024.
Dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat di kelurahan Sindaraya, kecamatan Raya kahean,kabupaten Simalungun mengalami kekecewaan yang mendalam terkait pengerjaan proyek rabat beton di jalan pembangunan samping puskesmas Sindaraya yang dibiayai oleh dana kelurahan.Proyek yang seharusnya meningkatkan infrastruktur dan kenyamanan warga kini justru menjadi sumber masalah baru. Faktanya, meskipun pengerjaannya belum genap setengah tahun, sejumlah bagian dari rabat beton tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang cukup parah.
menurut pantauan awak media di lapangan warga merasa dirugikan, mengingat dana yang digunakan untuk proyek ini diambil dari anggaran dana kelurahan yang seharusnya digunakan secara transparan dan akuntabel. Ketidakpuasan ini memicu desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum (APH) dan inspektorat melakukan audit terhadap proyek tersebut. Kami meminta agar proses pengerjaan, penggunaan anggaran, serta kualitas hasil kerja diperiksa dengan seksama.
Sementara menurut salah satu warga yang namanya segan di publikasikan bahwasanya pembangunan rabat beton di kerjakan oleh rekan Herman sidabutar. padahal sudah jelas proyek swakelola seharusnya masyarakatlah yang harus mengerjakannya tapi malah di pihak ketigakan ujarnya sembari kecewa.pengerjaan proyek tersebut besar kemungkinan tidak sesuai RAB bahkan ada kemungkinan kelalaian dalam proses pengerjaan atau bahkan penyimpangan anggaran yang perlu diungkapkan.
Kami berharap langkah-langkah konkret dapat segera diambil, sehingga tidak hanya kepentingan masyarakat yang terjamin, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana dan kualitas proyek-proyek di masa mendatang dapat dipulihkan. Masyarakat terus menggantungkan harapan pada kehadiran APH dan inspektorat untuk menyelesaikan masalah ini demi kebaikan bersama.
Sementara ketika awak media Metro Raya News.Com.mencoba menghubungi camat Raya Kahean Janovel tanjung.Spd namun tidak berhasil walaupun sedang aktif,tidak sampai disitu awak media coba konfirmasi melalui Whatshap pribadinya namun tidak berhasil walaupun centeng dua,sehingga kuat dugaan pengerjaan proyek swakelola ada dugaan korupsi atau tidak sesuai RAB.hingga berita ini di layangkan ke meja redaksi belum ada jawaban dari pak camat.(J.efendi sinaga)






