Simalungun,metrorayanews.com
Keberadaan proyek wisata Ikan mas s menjadi harapan bagi pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya kelurahan sipolha. Namun, sangat disayangkan, baru-baru ini muncul berita mengecewakan mengenai Dinas Pariwisata di kelurahan Sipolha ,Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.walaupun sudah sering di beritakan namun dinas pariwisata seolah olah tutup mata.
Mendengar keluhan beberapa warga yang gak mau namanya di publikasikan yang sangat kecewa dengan keadaan wisata ikan mas, Awak media Metroraya news .com langsung investigasi kelapangan .Saat berada di lokasi wisata ikan mas awak media Metroraya news .com sangat prihatin dan kecewa dimana,Dalam proyek pengadaan perlengkapan wisata di kawasan Ikan Mas, ditemukan bahwa perlengkapan yang disediakan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.salah satu temuan yang plaing urgen yaitu cat yang digunkaan pastiny adiluar RAB,dimana baru seumur jagung warna ikan mas udah berbelang belang. gimana wisatawan mau datang jikalau tempat wisata ikan mas yang begitu jelek, bahkan kamar mandi aja gak ada.ini cocok namanya wisata main mainan.sementara dalam RAB dituliskàn perlengkapan wisata ikan mas tapi nyatanya di lapangan hanya bohong belaka. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik.(senin 10/02/2025)

Ketidaksesuaian antara perlengkapan yang diterima dan RAB menunjukkan adanya potensi penyalahgunaan wewenang atau ketidakprofesionalan dalam pelaksanaan proyek. RAB disusun sebagai panduan untuk memastikan bahwa alokasi dana digunakan secara efektif dan efisien. Apabila perlengkapan yang disediakan tidak sejalan dengan anggaran yang telah direncanakan, masyarakat berhak mempertanyakan kualitas dan fungsi dari fasilitas yang dibangun dengan uang mereka. Situasi ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng reputasi instansi pemerintah yang seharusnya melayani kepentingan publik.

Oleh karena itu, awak media Metroraya news.com akan melaporkan dan permintaan audit kepada Kejaksaan Negeri Simalungun menjadi langkah yang tepat untuk memastikan bahwa seluruh proses pengadaan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Audit ini diharapkan dapat mengungkap fakta-fakta yang lebih jelas serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan di masa mendatang. Dengan proses audit yang transparan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Dinas Pariwisata dapat dipulihkan dan pengelolaan sumber daya publik dapat dilakukan dengan lebih baik.

Ini adalah saat kritis bagi Dinas Pariwisata Simalungun untuk membuktikan komitmen mereka terhadap pelayanan publik. Jika tidak, maka kita semua harus bersikap tegas dan memastikan bahwa pelanggaran semacam ini tidak dibiarkan berlalu begitu saja. Sudah saatnya untuk memperjuangkan transparansi dan tanggung jawab dalam setiap proyek yang melibatkan anggaran negara.hingga berita ini dilayangkan ke meja redaksi belum ada tanggapan dari dinas terkait.(J.sinaga)






