Model

Uncategorized

Proyek Rekonstruksi Jalan Sindarraya-Panduman Disorot, Tokoh Pemuda Desak APH Turun Tangan

171
×

Proyek Rekonstruksi Jalan Sindarraya-Panduman Disorot, Tokoh Pemuda Desak APH Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Simalungun Metrorayanews.com

Proyek rekonstruksi jalan jurusan Sindarraya-Panduman yang dikerjakan oleh CV Wong Teloe menuai kritik tajam dari masyarakat. Sejumlah tokoh pemuda dari Raya Kahean menyatakan kekecewaan atas hasil pekerjaan yang dianggap tidak sesuai dengan harapan. Mereka pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun ke lokasi dan memeriksa kualitas pekerjaan proyek tersebut.

“Kami melihat banyak kejanggalan dalam pengerjaan proyek ini. Hasilnya jauh dari layak untuk disebut rekonstruksi. Sebagai warga yang setiap hari menggunakan jalan ini, kami merasa dirugikan,” ujar salah satu tokoh pemuda yang tak ingin disebutkan namanya.

Keluhan masyarakat ini semakin memuncak setelah beberapa bagian jalan yang baru saja selesai diperbaiki sudah menunjukkan kerusakan. Hal ini memicu kecurigaan bahwa proyek ini dikerjakan asal-asalan tanpa mengutamakan kualitas dan ketahanan jalan.

Menanggapi hal ini, para tokoh pemuda dari Raya Kahean berencana mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun untuk meminta penjelasan terkait proyek tersebut. Mereka akan mempertanyakan transparansi anggaran, kualitas material, serta pengawasan teknis yang dilakukan terhadap pekerjaan CV Wong Teloe.

“Kami ingin tahu, apakah ini memang proyek yang sesuai spesifikasi atau ada permainan di baliknya? Kalau ini dibiarkan, masyarakat yang akan terus dirugikan,” tegas salah seorang tokoh pemuda lainnya.

Para tokoh pemuda juga meminta pihak terkait, termasuk inspektorat dan kejaksaan, untuk melakukan audit terhadap pelaksanaan proyek ini. Mereka berharap adanya tindak lanjut yang serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Kami tidak ingin jalan ini menjadi proyek mubazir yang hanya menguntungkan segelintir pihak. APH harus turun dan bertindak tegas,” tutup mereka.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak CV Wong Teloe maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan ini. Masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap proyek pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat.( J E S )

Uncategorized

Proyek Rekonstruksi Jalan Sindarraya-Panduman Disorot, Tokoh Pemuda Desak APH Turun Tangan

0
×

Proyek Rekonstruksi Jalan Sindarraya-Panduman Disorot, Tokoh Pemuda Desak APH Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Simalungun metro raya news.
Proyek rekonstruksi jalan jurusan Sindarraya-Panduman yang dikerjakan oleh CV Wong Teloe menuai kritik tajam dari masyarakat. jum’at 06/12/2024.Sejumlah tokoh pemuda dari Raya Kahean menyatakan kekecewaan atas hasil pekerjaan yang dianggap tidak sesuai dengan harapan. Mereka pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun ke lokasi dan memeriksa kualitas pekerjaan proyek tersebut.

“Kami melihat banyak kejanggalan dalam pengerjaan proyek ini. Hasilnya jauh dari layak untuk disebut rekonstruksi. Sebagai warga yang setiap hari menggunakan jalan ini, kami merasa dirugikan,” ujar salah satu tokoh pemuda yang tak ingin disebutkan namanya.

Keluhan masyarakat ini semakin memuncak setelah beberapa bagian jalan yang baru saja selesai diperbaiki sudah menunjukkan kerusakan. Hal ini memicu kecurigaan bahwa proyek ini dikerjakan asal-asalan tanpa mengutamakan kualitas dan ketahanan jalan.

Menanggapi hal ini, para tokoh pemuda dari Raya Kahean berencana mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun untuk meminta penjelasan terkait proyek tersebut. Mereka akan mempertanyakan transparansi anggaran, kualitas material, serta pengawasan teknis yang dilakukan terhadap pekerjaan CV Wong Teloe.

“Kami ingin tahu, apakah ini memang proyek yang sesuai spesifikasi atau ada permainan di baliknya? Kalau ini dibiarkan, masyarakat yang akan terus dirugikan,” tegas salah seorang tokoh pemuda lainnya.

Para tokoh pemuda juga meminta pihak terkait, termasuk inspektorat dan kejaksaan, untuk melakukan audit terhadap pelaksanaan proyek ini. Mereka berharap adanya tindak lanjut yang serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Kami tidak ingin jalan ini menjadi proyek mubazir yang hanya menguntungkan segelintir pihak. APH harus turun dan bertindak tegas,” tutup mereka.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak CV Wong Teloe maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan ini. Masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap proyek pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat.(red/team)