Simalungun. Metrorayanews.com – Memasuki hari ketiga Pesta Rondang Bittang ke XXXIV, perlombaan masakan tradisional Simalungun menjadi daya tarik utama. Bertempat di ruang Harungguan DJabanten Damanik, Kompleks Kantor Bupati Simalungun di Pamatang Raya, acara ini dimulai pukul 09.00 WIB.
Lomba masakan kali ini mengangkat dua kuliner khas Simalungun, yaitu “Dayok na i Atur dan Tinuktuk“. *Dayok na i Atur* adalah hidangan ayam jantan yang dipanggang dan disusun secara rapi setelah dipadukan dengan rempah-rempah khas Simalungun.
Ayam jantan merah dengan melambangkan simbol kebesaran budaya Simalungun.
Sementara itu, Tinuktuk adalah sejenis jamu tradisional Simalungun yang terbuat dari bahan-bahan Rempah rempah seperti kencur, lada hitam, dan jahe merah. Berbeda dengan sambal pada umumnya yang menggunakan cabai. Tinuktuk memiliki cita rasa khas dan dipercaya oleh masyarakat Simalungun dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta melawan udara dingin, sesuai dengan karakteristik wilayah Simalungun yang sejuk di daerah pegunungan.
Perlombaan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Pesta Rondang Bittang yang akan ditutup pada malam hari, 21/09/2024 sekitar pukul 20.00 WIB. Pesta tahunan ini merupakan momen penting untuk merayakan dan melestarikan budaya Simalungun, termasuk seni kuliner tradisionalnya.
Pesta Rondang Bittang ke XXXIV di Pamatang Raya telah sukses menghadirkan beragam kegiatan budaya dan seni yang menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan. (Jhon)






