Model

Berita Daerah

JADIKAN MAULID NABI SAW SEBAGAI INSPIRASI MENDIDIK

63
×

JADIKAN MAULID NABI SAW SEBAGAI INSPIRASI MENDIDIK

Sebarkan artikel ini

Simalungun. MetroRayaNews.com-

Rabu, 15 Oktober 2025, Gedung KPN Beringin, Sinaksak Kec. Tapian Dolok.

Pengurus Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Guru-guru Islam Kecamatan Tapian Dolok. Menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di Sinaksak Ibukota Kecamatan Tapian Dolok. Peringatan ini dihadiri oleh Camat Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Kepanitiaan ini terdiri dari Guru-guru Islam yang berstatus ASN dan Honor. Dalam sambutannya Camat Kecamatan Tapian Dolok memberikan banyak Motivasi dan juga Informasi terkait kependudukan di Kecamatan Tapian Dolok. Ibu Camat Juraini Purba, SE, MSI, menyampaikan Apresiasinya yang luar biasa bagi Pengurus PHBI Guru Islam Kecamatan Tapian Dolok.

Ini kegiatan yang sudah sekian kalinya katanya. Dengan kondisi kekompakan ini saya yakin PHBI akan tetap aktif dalam menstimulan para guru mencotoh Rasulullah dalam Mendidik. Hal ini sesuai Thema Kegiatan “Menumbuhkan Rasa cinta kita Kepada Rasul Lewat Pendidikan”. Kita selaku pendidik harus benar-benar aktif dan disiplin dalam mendidik terlebih Bupati kita Bapak Dr. Anton Achmad Saragih juga aktif dalam memantau Disiplin para ASN di Kabupaten kita ini. Maka kita selaku guru harus menjalankan tugas kita agar tugas kita itu sesuai dengan harapan pemerintah kita.

Sedangkan Ketua PHBI Kecamatan Sairul Amri P. Saragih, S.PdI, selaku Pengurus PHBI dalam sambutannya pada acara itu mengatakan, Jangan ada asumsi yang mengatakan bahwa Peringatan Maulid ini hanya sekedar peringatan semata. Namun didalam acara ini juga kita masih dalam lingkup konsep pendidikan dan bagaimana mendidik ala Rasul, bukan semata-mata perayaan saja katanya.

Di dalam acara ini kita belajar dari penceramah sebagai nara sumber kita Guru atau Ustadz, tentang bagaimana mencintai Rasulullah dalam caranya mendidik dan mencontohnya. Acara yang kita lakukan ini spiritnya adalah bagaimana mengenal Rasulullah lebih paham bagaimana beliau sebagai inspirasi pendidik. Jangan sampai kita mengatakan bahwa apa yang kita laksanakan ini tidak memiliki Dasar.

Sementara Al-Ustadz yang diundang dalam acara itu Abdul Menyampaikan Pandapotan Hasibuan, S.PdI menyampaikan, Kalau kita mencintai Rasulullah dalam perilakunya kita harus penuh kesabaran dan kesungguhan.
Bagaimana Rasulullah menyampaikan ajarannya dengan tidak mengenal lelah dan waktu apalagi materi. Ditambah lagi bagaimana Rasulullah, dihina, dicaci bahkan maki yang sampai-sampai menyakiti fisik Rasulullah.

Hal itu menggambarkan betapa Sabarnya Rasulullah dalam menegakkan yang benar bagi ummatnya. Dan hal itu dapat kita rasakan sampai saat ini. Peringatan Maulid ini tidak perlu kita perdebatankan lagi, sebab kalau mereka mengatakan tidak ada sandarannya, sebab tidak dilakukan oleh Orang Arab sebagai Negara tempat Rasul dilahirkan dan Hukum yang diajarkan Rasulullah, maka hal itu bisa juga salah dalam anggapan.

Karena perilaku itu berasal dari Budaya yang dilakukan oleh masing-masing pengikutnya. Memang Negara Arab tidak melakukan, tetapi bukan tidak mengenang kelahiran Rasul hanya saja caranya yang berbeda dengan budayanya masing-masing. Demikian juga di Indonesia, bukan berarti tidak mengikuti ajaran Rasulullah, namun peringatan yang dilakukan oleh ummat Islam di Indonesia adalah lebih dari pendidikan dan penanaman rasa cinta dan mengenang terhadap apa yang dilakukan Rasulullah SAW.

Dan mewakili Korwil Pendidikan Hasda Simanungkalit, S.Pd yang diwakilkan oleh Harlis Purba, S.Pd mengatakan, bagi guru yang belum bergabung dalam acara ini. Maka kita harus melakukan pemahaman betapa pentingnya acara seperti ini. Setidaknya membangun ukhuwah islamiah kita dan mengenang perilaku Nabi. Agar pendidikan kita menjadi lebih baik dan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, tetap sampai akhir hayat kita terutama dalam mencontohnya.

Agar syiar Islam bisa berkembang lebih baik. Pengawas Sekolah yang diwakili Hj. Yuni Padriadi, S.Ag, MM, dalam sambutannya mengatakan, saya Apresiasi kegiatan ini Pengurus PHBI Kecamatan Tapian Dolok, tetap aktif melaksanakan kegiatan ini. Kita berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat tetap terlaksana dan tentunya bermanfaat bagi para guru, guna menggali pendidikan yang ditanamkan Rasulullah kepada ummatnya pada saat itu. Maulid ini bukan sekedar ceremonial saja, melainkan kegiatan ini lebih kepada mengenang arti bagaimana cara Rasul mengajarkan agama yang baik, sebagai tuntunan sampai nanti di akhir Zaman. Acara ini juga dimeriahkan dengan Hiburan oleh Guru-guru Islam sebagai Panitia Pelaksana dipimpin oleh Surya Darma.(SAP)