Simalungun, Metro Raya News S
Sungguhlah Indah Pohon Kenari,
Ditanam oleh Anak Negeri,
Sungguhlah indah Para Guru Negeri ini,
Kalau bergabung di PGRI.
Demikian pantun Yang disampaikan Ketua Panitia, HUT PGRI Ke-80 Kabupaten Simalungun.
Dalam gemerlap cahaya panggung dan riuh tepuk tangan yang memenuhi Aula T. Djohan Garingging, Simalungun City Hotel. Ada sebuah kisah yang tak terlihat oleh mata—kisah tentang kerja keras, dedikasi dan perjuangan tanpa henti yang menjadi fondasi megahnya perayaan HUT PGRI ke-80, di Kabupaten Simalungun kemarin pada hari Rabu (10/12/2025), di Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Ribuan pasang mata menjadi saksi kesuksesan dan meriahnya perayaan keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan tema “Dengan Semangat Baru, Guru Bermutu, Indonesia Maju — Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Acara ini bukan sekadar perayaan ulang tahun. Di balik kemeriahan, tersimpan kerja keras dan energi besar dari banyak pihak. Salah satu tokoh yang berdiri paling depan dalam persiapan adalah Panitia Sairul Amri Saragih, S.Pd.I.bersama seluruh teamnya.
Perjuangan di Balik Layar
Sebagai salah satu pemacu Penggerak utama, di acara Kepanitiaan diantaranya Sekretaris PGRI Simalungun Exaudi Nababan, S.Pd dan Turut berperan juga Sekretaris Dinas Janulingga Damanik, SH. Mereka tidak pernah lelah untuk saling berkoordinasi dengan Tim penyelenggara Sairul dan Bendahara Sugiem, S.Pd. yang juga Bendahara PGRI Kabupaten Simalungun. Mereka bersama turut menyusun konsep acara, menentukan Narasumber, berkomunikasi dengan Pemkab Simalungun dan Dinas Pendidikan, hingga memastikan seluruh teknis berjalan tanpa hambatan.

“Tidak ada yang mudah dalam menyelenggarakan acara sebesar ini, kata Sairul Amri P. Saragih, S.PdI. Kita harus memikirkan banyak hal mulai dari keamanan, fasilitas peserta yang mana turut serta peran besar Bapak Sekretaris Dinas dan Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, sehingga sukses acara ini. Dinas Pendidikan sangat mendukung kegiatan-kegiatan ini. Mulai dari Turun kelapangan untuk menilai Peserta-peserta Lomba Sapta Pesona, dari Timur-Baratnya Kabupaten Simalungun sampai Utara-Selatannya Kabupaten Simalungun sehingga pesan-pesan moral bagi guru-guru dan sekolah yang ingin disampaikan, dapat terwujud” ujarnya, kepada wartawan.

Saya yakin Bupati akan Peduli pada Guru, sebab dahulu kami Pernah MoU membangun Jalan ke Kampung kami mulai dari Jalan Simpang Dolok Kahean, sampai ke Naga Dolok dalam MoU kami paling lambat 3 (tiga) tahun sudah harus dibangun. Ternyata Luar Biasa, kini sudah selesai dibangun. Belum sampai Setahun masa kepemimpinannya. Itu kami lakukan di Masjid Al-Hidayah Huta II Petani Tengah Nagori Dolok Kahean. Beliau menurut saya, seperti Marcopolo Pemberani dan Tangguh, berulangkali beliau mencalon setahu saya. Dan kali ini Alhamdulillah terwujud. Itu tandanya beliau Konsisten pada Komitmennya yang begitu kuat. Saya atas nama Masyarakat Tiga Nagori Naga Dolok, Dolok Kahean dan Pematang Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok mengucapkan Terima kasih. Yakinlah Bapak-Ibu guru sekalian, katanya menyakinkan.

Minggu-minggu menjelang acara, Sairul bersama team bahkan sering bekerja hingga larut malam demi mengecek ulang setiap detail, sambil dihantui pertanyaan: apakah semua akan berjalan sesuai rencana ?
Dan akhirnya Terbayar dengan Kemeriahan.
Kerja keras itu akhirnya terbayar lunas. Acara berlangsung meriah dan mendapat perhatian luas. Hadir perwakilan dari berbagai unsur tokoh masyarakat, termasuk Bupati Simalungun diwakili Staf Ahli Bupati Simalungun Debora DPI Hutasoit, bahkan Ketua PGRI Sumatera Utara, Hadir pula berbagai tokoh lainnya seperti Sekdis Pendidikan Kabupaten Simalungun Janulingga Damanik, SH., Perwakilan Kapolres Simalungun dan Dandim 0207 Simalungun.

Puncak acara semakin semarak dengan penyerahan hadiah berbagai lomba-lomba pada kegiatan Lomba Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) serta lomba lainnya berupa Konten Kreator guru, Praktik Baik guru, Sapta Pesona dengan peserta tingkat SD dan SMP di wilayah Simalungun yang telah dilaksanakan sebelumnya. Ditambah lagi Lucky draw berupa Sepeda Motor, Kulkas, Mesin Cuci dan lain-lain mewarnai Kemeriahan Acara.
Apresiasi atas Dedikasi panitia yang disampaikan oleh Debora DPI Hutasoit, mewakili Bupati Simalungun, Bapak Dr. Haji Anton Ahmad Saragih, juga mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap suksesnya kegiatan tersebut, ” Kegiatan ini luar biasa, terimakasih dan apresiasi kami sampaikan atas pengorbanan dan dedikasi panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini, terimakasih juga kepada para guru dalam mendidik generasi masa depan, dipundak bapak ibu gurulah masa depan Kabupaten Simalungun ini diletakkan, setiap tetes keringat, setiap jam pelajaran dan setiap nasehat kepada anak didik adalah sangat berharga”ujar Debora.

Menurut Debora banyak hal yang perlu dibenahi dalam dunia pendidikan, “Memang kita akui bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi, mulai dari kesejahteraan guru, peningkatan layanan, kompetensi, hingga penyediaan sarana prasarana” ungkapnya.
Apresiasi juga dilontarkan Ketua PGRI Simalungun periode 2025–2030, Zocson Midian Silalahi, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat, termasuk panitia yang diketuai Sairul Saragih.
“Tanpa kerja keras kalian dan kolaborasi semua orang, acara ini tidak akan bisa terlaksana dengan sempurna, semoga terpilih lagi tahun depan Bapak sebagai Ketua Panitia” ujarnya.

Namun bagi Sairul Amri, keberhasilan ini adalah bukti bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. Walau melelahkan, Sairul bersama Tim Bangga dapat Berkontribusi dalam momen penting untuk menghargai para guru di Kabupaten ini. “Cepek boleh, menyerah jangan, katanya. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Yang bersedia jika Negara ini membutuhkannya. Acara ini bentuk apresiasi kita kepada guru, dan saya senang bisa menjadi bagian dari itu,” tutupnya.






