Model

Berita Daerah

Air PDAM Tirta Lihou di Kecamatan Dolok Masagal dan Kecamatan Raya Hampir 2 Bulan Mati, Masyarakat Kesal

429
×

Air PDAM Tirta Lihou di Kecamatan Dolok Masagal dan Kecamatan Raya Hampir 2 Bulan Mati, Masyarakat Kesal

Sebarkan artikel ini

Simalungun. MetroRayaNews.com – Selama hampir dua bulan, masyarakat Kecamatan Dolok Masagal dan Kecamatan Raya, Persisnya dari Nagori Raya Usang sampai Kelurahan Dalig Raya Kesal akibat air bersih dari PDAM Tirta Lihou Mati. Situasi ini telah menimbulkan berbagai dampak yang signifikan terhadap kehidupan warga, terutama dalam kebutuhan sehari-hari.

Seorang warga yg tidak mau dituliskan namanya, menyatakan bahwa salah satu dampak paling terasa bagi masyarakat adalah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga. Banyak warga yang bergantung pada pasokan air PDAM untuk mandi, memasak, mencuci, dan kebutuhan dasar lainnya. Dengan tidak adanya pasokan air dari PDAM, masyarakat terpaksa mencari alternatif, seperti mengambil air dari umbul, sungai, atau membeli air dalam kemasan, yang tentunya berpengaruh pada biaya hidup kami, kesal warga.

Selain itu, matinya aliran air juga memengaruhi kebersihan dan kesehatan masyarakat. Keterbatasan akses terhadap air bersih dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit, terutama di tengah situasi pandemi saat ini. Tanpa air yang cukup untuk mencuci tangan dan menjaga kebersihan, masyarakat menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Di sisi lain, matinya aliran air PDAM Tirtalihou ini juga menimbulkan ketidakpuasan terhadap pelayanan publik. Banyak warga yang merasa frustrasi dan kehilangan kepercayaan terhadap PDAM Tirta Lihou karena kurangnya informasi dan solusi yang diberikan mengenai kondisi tersebut. Komunikasi yang baik antara pihak PDAM dan masyarakat sangat penting untuk mengurangi kecemasan dan menemukan jalan keluar yang efektif.

Dalam menghadapi situasi ini, diharapkan ada langkah-langkah konkret dari pemerintah dan pihak terkait untuk segera memperbaiki masalah ini. Masyarakat juga diharapkan tetap sabar dan saling membantu dalam menghadapi tantangan yang ada. Penyediaan air bersih merupakan hak dasar setiap warga negara, dan semua pihak perlu bekerja sama untuk memastikan kebutuhan ini dapat terpenuhi.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ketua DPD KNPI Simalungun Juni Saragih, di Pamatang Raya pada hari Senin (11/11/2024), berharap kepada Jajaran direksi PDAM Tirtalihou agar harus tetap fokus kepada pelayanan publik dan jangan sampai masyarakat mengeluh. Air sebagai salah satu kebutuhan utama masyarakat harus selalu di utamakan. Terkhusus manajemen PDAM Tirtalihou untuk  tetap  fokus kepada tugas pokok sebagai perpanjangan tangan pemerintah, tegas Juni Saragih.

Dengan harapan bahwa masalah ini segera teratasi, semoga masyarakat Kecamatan Dolok Masagal dan Kecamatan Raya dapat kembali menikmati pasokan air bersih yang memadai untuk kesejahteraan bersama. Hingga berita ini terbit, belum ada penjelasan dan klarifikasi dari pihak PDAM Tirtalihou terkait matinya aliran air tersebut, walaupun pesan WhatsApp ceklist dua (J.T)